Back to school kali ini disponsori oleh Cijantung Kampus Expo (Cikampex). Expo yang diadain mantan sekolah gue ini mengundang kampus-kampus ternama, tentunya yang ada alumni sekolah gue. Semacam sosialisasi pengenalan kampus yang nantinya bakal mereka tuju. Hampir setiap awal tahun, sekolah gue ngadain acara ini, karena ini emang penting banget baut mereka yang mau ngelanjutin ke sekolah yang lebih tinggi. Ada banyak universitas/sekolah tinggi yang diundang. Sesuai dengan lulusan alumni dari sekolah gue. Biasanya yang diundang itu ada UI, ITB, IPB, ITS, UNPAD, UNDIP, UGM, UNS, STAN, STIS dan masih banyak lagi.
Sabtu yang lalu, gue ikutan lagi Cikampex ini hanya untuk sekedar melepas rindu kepada sekolah dan teman-teman SMA. Sekolah nggak banyak berubah, semenjak gue tinggalin 2 tahun yang lalu. Hanya beberapa bangunan yang direnovasi. Temen-temen se-angkatan gue juga nggak banyak berubah. Cuma beberapa orang yang terlihat perubahannya, dari gaya rambut, berpakaian tapi yang terlihat jelas yaitu perubahan berat badan dari yang gemuk jadi kurus, yang kurus jadi gemuk, atau yang kurus makin kurus juga ada. Tapi Cikampex kali ini gue nggak banyak ketemu temen-temen angkatan gue, alasannya karena memang yang kebagian jatah sosialisasi kali ini bukan angkatan gue tapi angkatan di bawah gue. Yaah gapapalaaah sedikit bernostalgia dengan suasana sekolah, kelas, kantin dan guru-guru juga sudah cukup mengobati rindu akan masa sekolah.
Kalo ada yang bilang masa sekolah itu asik, itu bener banget! Tapi kuliah juga nggak kalah asiknya kok. Gue malah lebih ngerasa asik masa-masa kuliah dibanding sekolah. Entahlaah... tapi disatu sisi juga gue kangen banget sama masa-masa sekolah. Terutama kalo lagi bener-bener penat sama kehidupan perkuliahan dengan tugas yang tiada henti menghampiri. Menurut gue, baik masa sekolah atau masa kuliah pasti punya sisi asiknya tersendiri bagi yang menjalaninya. Jadi apapun yang terjadi, jalanin aja dengan enjoy. Tapi sesuai kadar yaah jangan terlalu santai, nggak baik haha :D
Soe Hoek Gie, Selasa 1 April 1969
akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku
(kabut tipis pun jurun pelan-pelan
di lembah kasih, lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap kau
dekaplah lebih mesra, lebih dekat
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi
kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
kau dan aku berbicara
tanpa kata, tanpa suara
ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
apakah kau masih akan berkata
kudengar derap jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
(hari pun menjadi malam
kulihat semuanya menjadi muram
wajah-wajah yang tidak kenal berbicara
dalam bahasa yanj kita tidak mengerti
seperti kabut pagi itu)
manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru.
Ini Foto-foto waktu ngasih surprise ke Masjaw, Hafizh, Ine, Rona dan Gue. Ceritanya ngasih surprise ke Masjaw, tapi nggak cuma buat dia, buat kita semua berlima. Karena nggak sempet ngasih surprise buat gue, rona, ine dan hafizh, jadilah ngasih surprisenya rapelan. Dan kebetulan juga Masjaw ultahnya yang paling terakhir di antara kita berlima, makanya ngasih surprisenya pas ultah masjaw. So, masjaw lo jangan Ge-eR yaaa hahahaa. Selamat Ulang Tahun dan bertambah tua untuk kita berlima. Sukses yaa, cepet lulus mas, cepet dapet jodoh juga buat kita semua yang belum menemukan jodohnya dan semoga pertemanan kita bisa sampai akhir hayat. hehehe...
*Ps: fotonya gelap karena penerangannya juga kurang. ini foto di ambil di salah satu sudut kampus hehehe
"... perlu kita
sadari bahwa wadah untuk berkontribusi tidak sesempit yang kamu
gambarkan. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu banyak
orang lainnya." -M.sigit susanto-
Pernah mengalami kegagalan? Gue yakin semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. Walaupun cuma satu kali, tetap saja pernah mengalaminya. Lalu apa yang kamu rasakan saat kamu mengalaminya? Sedih? pasti. Iri? Yaa gue rasa ada sedikit rasa iri yang menyelimuti hati kan. Kecewa? Tentu saja karena menyangkut hal yang selama ini kita inginkan namun nyatanya tidak tercapai.
Kali ini gue mau share apa yang gue alami. Syukur-syukur bisa jadi motivasi atau inspirasi. Beberapa waktu lalu gue pernah share tentang kabar kurang baik di awal tahun, tentang kegagalan gue masuk sebuah organisasi di kampus. Hmm anggap aja itu kegagalan pertama yang gue alami. Jujur gue cukup sedih dapet kabar itu. Ada sedikit rasa iri juga ke partner gue karena dia yang berhasil lolos, sedangkan gue nggak. Tapi itu nggak berlangsung lama kok. Cukup sehari dua hari ngerasa terpuruk. Karena gue sadar mungkin bukan di situ tempat gue, ada tempat dan hal lain yang lebih berarti yang bisa gue lakuin. Di samping itu, partner gue juga selalu kasih support buat gue, temen-temen deket gue juga. So, I can move forward fast. Tapi hmm ... emang agak sensitif kalo udah berhubungan dengan organisasi itu, rapat dsb. Masih ada rasa yang nggak bisa dijelasin.Tapi itu cuma sebentar doang, setelah itu lupa.
" ... ketika kita
belum berkesempatan bergabung kedalamnya bukan berarti kemampuan kita
buruk, bisa jadi karena bukan orang seperti kita yang sedang dibutuhkan
oleh organisasi itu." -M.sigit susanto-
Kegagalan kedua di awal tahun, gagal ikut kepanitiaan sebuah acara yang diadain organisasi tersebut dan lagi-lagi partner gue yang lolos. Well, jatuh untuk kedua kalinya. Sakit untuk kedua kalinya. Kecewa untuk kedua kalinya dan iri untuk kedua kalinya. Kali ini nggak sesedih yang pertama tapi rasa-rasa ituu bener-bener masih ada. Jujur aja gue ngerasa bersalah sama partner gue, karena gue hmm sempat iri sama dia. Nggak seharusnya gue begitu kaan? Tapi yaaaah mau gimana lagi toh. Maafin gue yaah. Dan disaat gue lagi dalam kondisi seperti ini dia ngasih gue link
INI. Setelah gue baca ituuu bener-bener ngerasa kayak ditampar. Ituuu sesuai banget sama apa yang terjadi sama gue. Nggak paham lagi, bisa se-kebetulan itu.
Thanks so much for my best partner ever. Really thanks to her {}
Hidup itu nggak hanya tentang meratapi kegagalan dan masa lalu. Life must go on. We have to move forward. It's ok, if sometimes we look back, but it just to learn from our past. I think its fine if we don't want to hear anything about "that". But it's just for a while, not for a long time. Just for a couple days, then we have to face it. Don't act like looser who don't want face their failure. Be brave to face it.
*This post dedicated to everyone who ever failed.
then for my best partner ever, inem
-THANKS-
Angin ...
Tak terlihat tapi dapat dirasakan
Tak bersuara tapi dapat didengarkan
Kadang lembut, menenangkan
Kadang kasar, merusak
Kadang panas, kadang dingin, kadang lembab
Itu lah angin yang kurasakan