[Quote] Tentang Rasa

"Gaada rasa yg berpindah. Mungkin yg ada hanya rasa itu berkurang atau teredam atau bisa jadi hilang dan berlaku hanya untuk seorang." - (RFN, 2014)

Pelajaran Hari Ini

1. Jangan pernah sok-sokan jd spidergirl kalo benangnya abis.
2. Jangan pernah loncat ke rumput yang basah karena licin.
3. Jangan sok-sokan jd anak parkour kalo bukan anak parkour beneran.
4. Lebih bersabar kalo nunggu sesuatu.

Inti dari segala inti adalah SABAR MENUNGGU!

Hikmah?
1. Bisa bolos kuliah? Haha
2. Bisa tiduran leyeh-leyeh walopun badan sakit.
3. Bisa mencuri waktu tidur yg kurang gara-gara abis begadang.
4. Nambah pengalaman dan cerita.
5. Nambah postingan di blog. Hahaha




*konyol sekali hari ini*
Diposting beberapa jam setelah kecelakaan menimpa 
di hari Senin nan cerah tp cukup kelabu.
Bogor, 26 Mei 2014

Aku Ingin

Aku ingin mengenalmu lebih dalam,
Aku ingin menyelami kehidupanmu,
Aku ingin mengerti arti tatapanmu,
Aku hanya ingin ... 
Bisakah aku?? 
Hanya waktu yang dapat menjawab   
 

[QUOTE] Tentang KEJUJURAN

"WALAUPUN kadang berakhir PAHIT, namun KETERBUKAAN itu PENTING dan KUNCI dari segala hal. Jadi, jangan pernah meremehkan kekuatan KEJUJURAN,"

[Quote]

"Lebih baik tidak bertemu hari itu daripada harus memupuk rindu dari awal lagi."

Pertanyaan Sederhana

Seorang kawan bertanya padaku senja tadi. Pertanyaan yang menurutku cukup sederhana namun nyatanya sulit untukku menjawab.
"Hal apa yang menyenangkan buat lo? Kegiatan yang menurut lo menyenangkan atau paling menyenangkan?"
Cukup lama aku menjawab pertanyaan yang tiba-tiba tersebut. Sejenak aku berpikir, hal apa yang menurutku benar-benar menyenangkan. Menurutku hampir semua hal yang aku lakukan  menyenangkan. Tapi dia menyuruhku untuk memilih satu hal yang paling menyenangkan bagiku. Entah, saat itu aku merasa tak ada hal yang benar-benar atau paling menyenangkan yang pernah aku lakukan. Kemudian aku tersadar bahwa hidupku, kegiatanku, hal yang pernah aku lakukan tidak benar-benar menyenangkan. Hanya sebatas menyenangkan. Hanya sebatas lalu dan dilupakan di kemudian hari. Mungkin aku pernah merasakan hal atau kegiatan yang paling menyatakan, namun aku tak ingat kapan, dimana, dan hal apa yang aku lakukan *sekedar menghibur diri*. Dalam benak lain aku menyangkal pernyataan tersebut. Pernyataan bahwa aku tak mengingatnya karena terlalu banyak hal menyenangkan yang terjadi. Ya. Memang banyak hal menyenangkan yang terjadi namun ternyata tidak terlalu bermakna hingga akhirnya terlupakan.

Saat itu juga yang terlintas dalam bayanganku adalah sosoknya. Sosok yang sudah lama tak ku jumpa, sosok yang beberapa tahun terakhir sudah tak ada dalam benakku. Namun sempat mampir sejenak hingga menimbulkan rindu sementara. Ternyata hal itu yang menurutku cukup menyenangkan. Dan akhirnya aku menjawab pertanyaan kawanku sesuai dengan hal yang ada dalam pikiranku. 
"Ketika gue ketemu temen lama gue ..."
Jawaban agak gantung dan setengah malu. Sengaja aku jawab seperti itu, karena tak tau harus memberi jawaban seperti apa. Ia hanya tertawa ringan mendengar jawabanku lalu menegaskan kembali pertanyaannya. Saat itu aku sedang membaca sebuah novel. Dan terlintas dalam pikiranku untuk menjawab hal itu saja. Ya. Membaca buku, jawabanku. Setelah dipikir-pikir, sering kali setiap aku membaca buku, aku lupa akan waktu. Terlalu larut dalam cerita hingga akhirnya lupa akan waktu. Tak peduli di jalan, di ruang kelas, kalau sudah membaca dan bacaan tersebut menarik, aku pasti larut di dalamnya. Menyelami setiap lembar kehidupan cerita yang disajikan, menelaah setiap katanya untuk dijadikan sebuah referensi perbendaharaan. Kemudian larut dalam emosi, sedih, senang, marah, kesal yang dilontarkan oleh penulis. Tak jarang aku tertawa atau menangis atau kesal setiap membaca sebuah buku. Kawanku tadi bilang, kau telah terhipnotis. Setidaknya aku menemukan hal yang menurutku itu menyenangkan. :)

Malam Minggu Rared

Malam minggu nge-date? Biasa (buat yang punya pasangan) ... Malam minggu gabut? Biasa juga ... (buat yang jomblo). Malam minggu nugas? Biasa ... (buat akademisi, deadliner sejati). Malam minggu rapat? Biasa .... (buat mereka yang sibuk kepanitiaan). Kalo malam minggu rared? Bbbeeeeeh ..... biasa juga (buat para kuli tinta dan kuli grafis kampus) hahahaha. Sebenernya sungguh sangat luar biasa mengingat para kuli tinta dan kuli grafis kebanyakan masih single, sekalipun udah double tetep merelakan malam minggunya terenggut untuk rapat redaksi ini.

Rapat redaksi (rared) buat kami para kuli tinta dan kuli grafis adalah hal yang wajar, sudah menjadi kebiasaan namun tetap sakral. Sakral terutama bagi kru yang masih muda, yang baru saja bergabung dalam keluarga ini. Rapat biasanya dimulai malam hari sekitar pukul 7 malam dan berakhir keesokan harinya (dini hari pukul 3-5 pagi biasanya). Proses rapat ini jelas berbeda dengan rapat (kepanitiaan atau organisasi) pada umumnya, menurutku. Mengapa? Dilihat dari segi waktu saja sudah berbeda. Rared menyita waktu luang dan relatif lebih lama dan biasanya dilakukan pada waktu malam hingga dini hari. Karena pada saat siang atau sore hari kami memiliki kesibukan masing-masing. Jadi, mau tidak mau aktifitas malam hari kami relakan demi rared. Rared juga menjadi salah satu kegiatan yang aku tunggu-tunggu. Karena entah kenapa waktu pertama kali merasakan rapat redaksi ada satu hal tersendiri yang membuatku menarik. 

Rapat redaksi ini kami lakukan setiap menjelang periode terbit. Gunanya untuk menyusun berita atau topik apa saja yang akan dimuat dalam tabloid. Seperti yang pernah aku ceritain di post ini --> Menunggu Cetak. Sebelum rared biasanya kami melakukan brainstorming atau yang biasa kami sebut pra-rared yakni penentuan ide-ide atau topik berita apa saja yang dapat dimuat dalam berita. Setelah ide tersebut terkumpul, kemudian diklasifikasikan sesuai jenis berita atau rubrik. Kemudian dibawa dalam rapat redaksi, penetuan view, narasumber, dan artistiknya. Dan akhirnya bergerilya mencari berita, menulis dan kemudian cetak. :)

Another sweet things

Another sweet things about them, and maybe this what we called True Love.

"I never want to see her cry anymore, even if it means i no longer exist in her heart." - Shinichi Kudou -

Another sweet things about Ran and Shinichi. Shinichi really loved Ran, so do Ran. They loved each other but fate make them ....... And may be this is what we called true love?





[Quote] Menunggu 2



I don't mind waiting for people. Because the longer you wait, when you do meet, you'll be more happy. - Ran Mouri -

Aaaaaah so sweet sekali nona ini. Kisah cinta antara Ran dan Shinichi selalu sukses bikin gue nangis bombay. Mereka terlalu sweet!!

Tak Kenal

Aku diajarkan tentang ilmu komunikasi di perkuliahan. Dosen mengajarkan padaku bahwa komunikasi itu penting. Hidup selain butuh makan juga butuh komunikasi. Jadi komunikasi itu penting. Komunikasi juga sebagai jembatan dalam sebuah hubungan atau dalam menjalin suatu hubungan. Tanpa komunikasi, kecil kemungkinan hubungan tersebut akan berhasil. Hubungan dalam bentuk apapun itu, baik pertemanan, kolega, atau mungkin hubungan yang lebih dari sekadar teman. Hubungan yang lebih intim antara dua jenis kelamin yang berbeda. 

Komunikasi tatap muka secara intensif dalam suatu hubungan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan dalam menjalin hubungan tersebut. Mengapa? Kita dapat mengenal satu dengan yang lain bila kita berkomunikasi. Terlebih lagi bila kita berkomunikasi secara langsung. Kita juga bisa memahami karakter lawan bicara, dan komunikasi non verbal yang ia keluarkan. 

Ketika kamu tak lagi bisa berkomunikasi dengan teman dekatmu, apa yang kamu lakukan? Ketika kesibukan membuat kalian tak bisa lagi berkomunikasi seperti biasanya, saling bertukar cerita, apa yang kamu lakukan? Apakah kamu akan diam saja atau tetap berusaha menjalin komunikasi? Aku sedang merasakannya dan tak tahu apa yang harus aku lakukan. Tak ada hal yang bisa dijadikan bahan pembicaraan. Aku merasa sudah tak lagi mengenal dirinya... Dan rasa ini menyebalkan.
"Komunikasi itu penting! Jangan pernah meremehkan kekuatan komunikasi. Jadi, jaga komunikasi terhadap teman, keluarga dll. Jangan sampai kalian menyesal suatu hari, dan  seolah tidak mengenal mereka,"


aku ingin mengenalmu lagi, aku ingin bertukar cerita lagi, 
aku ingin ...