Gagal Bukan Berarti Jatuh Selamanya kan?

20.54 rezkyka 0 Comments

"... perlu kita sadari bahwa wadah untuk berkontribusi tidak sesempit yang kamu gambarkan. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu banyak orang lainnya." -M.sigit susanto-

Pernah mengalami kegagalan? Gue yakin semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. Walaupun cuma satu kali, tetap saja pernah mengalaminya. Lalu apa yang kamu rasakan saat kamu mengalaminya? Sedih? pasti. Iri? Yaa gue rasa ada sedikit rasa iri yang menyelimuti hati kan. Kecewa? Tentu saja karena menyangkut hal yang selama ini kita inginkan namun nyatanya tidak tercapai. 

Kali ini gue mau share apa yang gue alami. Syukur-syukur bisa jadi motivasi atau inspirasi. Beberapa waktu lalu gue pernah share tentang kabar kurang baik di awal tahun, tentang kegagalan gue masuk sebuah organisasi di kampus. Hmm anggap aja itu kegagalan pertama yang gue alami. Jujur gue cukup sedih dapet kabar itu. Ada sedikit rasa iri juga ke partner gue karena dia yang berhasil lolos, sedangkan gue nggak. Tapi itu nggak berlangsung lama kok. Cukup sehari dua hari ngerasa terpuruk. Karena gue sadar mungkin bukan di situ tempat gue, ada tempat dan hal lain yang lebih berarti yang bisa gue lakuin. Di samping itu, partner gue juga selalu kasih support buat gue, temen-temen deket gue juga. So, I can move forward fast. Tapi hmm ... emang agak sensitif kalo udah berhubungan dengan organisasi itu, rapat dsb. Masih ada rasa yang nggak bisa dijelasin.Tapi itu cuma sebentar doang, setelah itu lupa.

" ... ketika kita belum berkesempatan bergabung kedalamnya bukan berarti kemampuan kita buruk, bisa jadi karena bukan orang seperti kita yang sedang dibutuhkan oleh organisasi itu." -M.sigit susanto-

Kegagalan kedua di awal tahun, gagal ikut kepanitiaan sebuah acara yang diadain organisasi tersebut dan lagi-lagi partner gue yang lolos. Well, jatuh untuk kedua kalinya. Sakit untuk kedua kalinya. Kecewa untuk kedua kalinya dan iri untuk kedua kalinya. Kali ini nggak sesedih yang pertama tapi rasa-rasa ituu bener-bener masih ada. Jujur aja gue ngerasa bersalah sama partner gue, karena gue hmm sempat iri sama dia. Nggak seharusnya gue begitu kaan? Tapi yaaaah mau gimana lagi toh. Maafin gue yaah. Dan disaat gue lagi dalam kondisi seperti ini dia ngasih gue link INI. Setelah gue baca ituuu bener-bener ngerasa kayak ditampar. Ituuu sesuai banget sama apa yang terjadi sama gue. Nggak paham lagi, bisa se-kebetulan itu.

Thanks so much for my best partner ever. Really thanks to her {}

Hidup itu nggak hanya tentang meratapi kegagalan dan masa lalu. Life must go on. We have to move forward. It's ok, if sometimes we look back, but it just to learn from our past. I think its fine if we don't want to hear anything about "that". But it's just for a while, not for a long time. Just for a couple days, then we have to face it. Don't act like looser who don't want face their failure. Be brave to face it


*This post dedicated to everyone who ever failed.
then for my best partner ever, inem
-THANKS- 

You Might Also Like

0 comments: