Tiba saat dimana gue harus kembali menjalani serangkaian ujian. Yap!! Ujian Akhir Semester. Menjadi momok bagi sebagian mahasiswa, karena datangnya di saat yang tidak tepat. Ujian rasa Liburan they said. Gimana nggak? Disaat universitas lain saat ini sedang dan telah menjadi liburan mereka, kampus gue BARU MULAI ujian. Kampreet nggak?? Jadi laah UAS rasa Liburan. Tapi setelah dipikir-pikir kapan siih UAS nggak rasa Liburan. Lhaa wong abis UAS itu liburan. Jelas toh, UAS rasa Liburan karena yang dipikirin pasti liburannya. Nanti liburan kemana yaa? Ngapain yaa? dan segala macam pertanyaan lainnya tentang liburan.
Jadii mau UAS rasa liburan kek, cokelat kek, stroberi kek, anggur kek, tetep aja judulnya UJIAN. Ngerjain soal, yang kebanyakan mukanya langsung berubah ketika soal tersebut dibagikan dan akhirnya selesai mengerjakan. Keluar ruangan raut wajah kembali berubah dari yang tegang atau kalem (karena udah belajar) jadi waswas takut nilainya jelek karena belajar nggak belajar sama aja susah ngerjainnya pfft. Tapi ada juga yang memegang teguh prinsip "Datang, Kerjakan dan Lupakan!". Mereka yang biasa memegang teguh prinsip ini keluar ruangan dengan raut wajah yang adem ayem tanpa beban, serasa semua telah berakhir padahal masih ada soal di hari esok. Terkadang ke-santai-an mereka membuat panik beberapa mahasiswa lainnya, karena mereka berpikir "Waah ini anak pasti bisa ngerjainnya." Padahal maaah .... *isi sendiri*.
Yaudah laah yaaa.. Yang masih UAS, yang BARU Mulai UAS, Yang udah mau selesai..
"SEMANGAT!!! Perjuangan belum berakhir."
and
"Keep Calm and Pray and Fatalisme for UAS and IPK"
Aksi 15 Tahun Reformasi
 |
| Aksi 15 Tahun Reformasi |
21
Mei 2013, Pertama kali terjun ke lapang untuk meliput aksi. Aksi yang
cukup besar karena mengusung tema 15 tahun reformasi dan menuntut janji
Abraham Samad, Ketua KPK beberapa tahun yang lalu. Aksi ini dilakukan
BEM SI, diantaranya IPB, UGM, UNPAD, UIN, UNJ, UnTaz dan beberapa
universitas lain. Berlokasi di gedung KPK mereka melakukan aksinya. Saat rombongan dari IPB datang, ternyata sudah banyak massa yang sedang berorasi di depan gedung tersebut. Gue sama Ine deg-degan sekaligus seneng dapet 'job' ini. Karena emang ini pertama kalinya gue ikut aksi, eeh bukan ikut terlibat dalam aksi tapi menurut gue hal yang lebih kece lagi yaitu LIPUTAN jalannya aksi itu. Di sana nggak cuma mahasiswa dan polisi tapi juga ada beberapa media besar yang ikut meliput. Gue sama Ine makin seneng aja, karena berasa jadi Jurnalis beneran hahaha. Trus selama ini bukan jurnalis beneran doong? Bukan gitu maksudnya tapi gimana yaa.. feelnya lebih beda aja gituu heheheee...
Di sana gue melihat beberapa pemandangan yang unik. Ada beberapa bocah pemulung berada di sekitar gedung KPK dan mahasiswa yang lagi aksi. Mereka main di selokan dan mengumpulkan sampah. Agak miris melihatnya. Di tengah aksi menuntut janji korupsi ada 'mereka' dan menghiraukan mereka. Entah terbersit di pikiran gue, kenapa mereka (yang aksi) mau capek-capek panas-panasan, teriak-teriak cuma buat menuntut janji yang menurut gue KPK udah berusaha semaksimal mungkin buat mengurus segala bentuk korupsi di negeri ini. Kenapa mereka nggak langsung terjun ke masyarakat, membantu mereka. Langkah terlihat lebih nyata kan daripada teriak-teriak kayak gitu. Mending kalo didengerin sama 'Petinggi' lhaa kalo nggak kan yaa sama aja buang-buang tenaga. Walaupun ada yang bilang "Nggak ada yang sia-sia". Trus fenomena satu lagi, ada mahasiswa dari salah satu universitas yang ikut aksi juga. Tapi ini bukan mahasiswa biasa. Menurut gue dia mahasiswa yang cukup luar biasa. Karena dari kekurangan tubuhnya dia masih bisa ikut aksi di KPK dan dia juga bilang ini bukan aksi pertama yang dia ikuti. Heeraan sekaligus cukup kagum sama dia. Pas ditanya kenapa ikut aksi, dia bilang karena seneng aja. Whaat? Nggak habis pikir kenapa dia bisa seneng ikut aksi. Apa enaknya aksii?? Hanya mereka yang tau ...
Tapi setelah liputan ini, gue sama Ine jadi doyan buat ngeliput aksi... sekali lagi yaa buat liputan bukan buat ikutan aksi. :p
Naah gambar di bawah ini beberapa gambar saat aksi. Ada foto mahasiswa luar biasa tadi dan foto anak jalanannya juga kalo kalian nggak percaya hehehe :)
|
| kondisi aksi |
 |
| gue sebelum ngeliput aksi 15 tahun reformasi |
 |
| partner gue (ine) |
 |
| kondisi aksi di dean gedung KPK |
 |
| Miris. Di tengah aksi 15 tahun reformasi masih ada 'mereka'. |
 |
| Bapak polisi kece yang lagi 'jaga' |
 |
| yang unik dari aksi kali ini, bisa dilihat kondisinya. Dia adalah mahasiswa unpad yang ikut aksi. |
 |
| with my beloved partner :D |
 |
| pakaselesai aksi |
 |
| INE! |
SEKIAN!
* salah satu memorable moments nggak akan terlupakan :)
Tahun 2013 telah berakhir dan petualangan di 2014 segera di mulai. Kini saatnya kita menutup buku dan membuka buku baru. Lembaran-lembaran baru sudah siap diisi dengan tinta-tinta petualangan. Seolah tak sabar dan memanggil-manggil si pemilik buku. Hai kamu para pemilik buku 2014, sudah siapkah kamu menorehkan tinta-tinta itu ke setiap lembaran hingga lembaran itu terisi penuh? Aku siap. InsyaAllaah...
Alhamdulillah, 2013 telah terlewati. Begitu banyak hal yang telah terjadi. Penuh kejutan, hal tak terduga (kata seseorang), hal baru, teman baru, orang baru, materi kuliah baru, hampir semua baru dan yang terakhir dan yang paling tak kusuka, yaitu perpisahan. Hingga detik ini pun hal-hal tak terduga terjadi. Beberapa menit lalu sambil menunggu pergantian tahun, aku masih dengan setia duduk di kursi memandangi laptop, dan jari mengetik kalimat-demi kalimat hingga menjadi beberapa post terakhir di bulan Desember. Dan postingan yang ini adalah postingan pertama di tahun baru. Beberapa menit yang lalu juga aku mendengar ledakan-ledakan meriah dari kembang api yang ada di sekitar rumah ku, pertanda pergantian tahun.
Setiap perjumpaan, pasti ada perpisahan. Setiap awal ada akhir. Begitu pula hari ini, hari ini adalah awal dari segala petualangan yang siap dicatat di lembaran-lembaran kertas yang tersusun membentuk buku 2014. Dan kemarin adalah akhir dari petualangan di tahun 2013. Waktunya membuka buku, membawa pena, dan menuliskan segala petualan di 2014. Semoga segala yang diinginkan di tahun sebelumnya yang belum tercapai dan keinginan tahun ini dapat tercapai yaa. Dan semoga tidak hanya menjadi sebuah semoga, tapi menjadi suatu kata 'berhasil'. Amiiin :D
Mari Berpetualang :D