Perempuan Sembilan Belas Tahun

08.43 rezkyka 0 Comments

3 Desember 1994

Seorang bayi perempuan, mungil, berkulit sawo matang terlahir ke dunia. Di sebuah bidan di kawasan Waru, Sidoarjo, terdengar tangisan dari bayi mungil sesaat setelah keluar dari rahim sang ibu yang memecah keheningan. Sembilan belas tahun sudah ia menghirup udara gratis yang diberikan sang pencipta. Hidup dengan kehidupan yang dapat dikatakan normal bersama keluarganya, walau sempat berpisah dengan kedua orang tuanya.

Kini ia telah tumbuh, menjadi sesosok perempuan yang beranjak dewasa. Pencarian jati dirinya masih berlanjut hingga sekarang. Masih berpetualang sebelum akhirnya memutuskan dirinya untuk menjadi seorang wanita seutuhnya. Yaa. Ia masih belum menemukan siapa dirinya. Tapi hal itu tak membuatnya lelah untuk terus berpetualang. Walau memang terkadang di titik-titik tertentu ia merasa jenuh atas apa yang telah dijalani dan dicari. Ia lelah. Namun dirinya mencoba bangkit dan melihat kembali peluang, kemungkinan-kemungkinan destinasi mana yang akan ia tuju selanjutnya, sebagai tempat berpetualang.

You Might Also Like

0 comments: