Sajak Kecil Tentang Cinta
Sapardi Djoko Damono
mencintai angin harus menjadi siut
mencintai air harus menjadi ricik
mencintai gunung harus menjadi terjal
mencintai api harus menjadi jilat
mencintai cakrawala harus menebas jarak
mencintaiMu harus menjadi aku
seperti kehabisan energi,
aku butuh energi lebih,
aku butuh baterai yang siap diisi bila energiku mulai melemah,
atau mungkin aku hanya butuh istirahat?
“kalian adalah temen-temen terbangke, terkampret,
ter-annoying; gue pengen kalian gangguin kayak dulu lagi, dammit!" -
yeahmahasiswa-
Baru sadar kalo foto ini adalah foto satu-satunya yang lengkap berlima. God, miss you guys, sering kumpul siih tapi udah mulai jarang kumpul berlima. Udah pada sibuk masing-masing. Kapan bisa berlima lagi? Kapan terakhir kali berlima? Sepertinya sudah lama yaa .. Semoga segera bisa kumpul lengkap berlima lagi yaah :")
“kalian adalah temen-temen terbangke, terkampret, ter-annoying; gue pengen kalian gangguin kayak dulu lagi, dammit!" - yeahmahasiswa-
people come and go, selagi masih bisa kumpul, usahakanlah kumpul,
nikmatin kebersamaan, while it lasts
people come and go, memories from time well spent with them stay
kalo ada yang ngajak ngumpul, usahakan kumpul, walau ngga lagi kangen-kangen amat.
Who knows it’s their last, or yours
"nyatanya ilang temen yang biasanya suka ngumpul bareng lebih nyakitin daripada putus sama patjar,"
Dulu sih mau kumpul tinggal kumpul,
lama-lama
diajakin via grup chat yang ngerespon makin dikit, makin dikit,
makin dikit.
Sampe masing-masing udah sibuk sendiri-sendiri.
"Ada satu titik masa di mana lo seolah ngeliat ke belakang, terus sadar kalo temen2 yang dulu barengan satu2 pada hilang."
Dari yang mau nyapa tinggal nyapa
sampe kalo mau nelepon mesti tanya dulu lagi sibuk ngga
Dari yang kalo mau chat ngga perlu ada topik aja bisa seru
sampe yang mau mulai chat temen lama aja nunggu ada perlu/topiknya dulu
Kalo udah gini, ya ngga bisa nyalahin siapa-siapa, emang masanya udah habis :’)
Sayangnya kangen itu datengnya ngga barengan; pas kita kangen mereka yang dikangenin lagi ngga kangen. Dan sebaliknya.
masa-masa kita bener-bener bikin effort buat ketemuan, bukan sekedar kalo waktunya luang doang…
meskipun yang jauh itu belum tentu hilang, tapi semakin jauh semakin ngerasa asing sampai akhirnya beneran hilang.
by: YEAHMAHASISWA
Tulisan ini buat temen-temen gue, temen SD, SMP, SMA,
temen sejurusan KPM49, temen organisasi Korpus
"5 Sekawan - College Never Ends" (terutama)
buat yang mulai sibuk dengan urusan masing-masing,
yang mulai "menghilang" dari peredaran,
dan yang akan meninggalkan masa muda.
Terima kasih untuk waktunya,
pengalamannya, canda tawa tangis,
dengan segala kegilaannya.
Bersyukur kita dipertemukan,
walau di akhir ambang masa remaja,
sekali lagi Terima Kasih teman,
aku kangen :)
"kita cuma kebetulan aja jalannya lagi ketemu di kuliah ini, nanti pisah, semoga jalannya sempet singgungan lagi kapan-kapan" - YM-
Hai Senja ....
Lama tak berjumpa
Apa kabarmu?
Hai Senja ....
Terlalu lama aku bersembunyi
Hingga akhirnya lelah dan menyerah
Hai Senja ....
Aku keluar dari persembunyian
Memandang mega jinggamu di ufuk barat
Membentuk gradasi di langit luas
Biru muda, Jingga, Biru tua
Kemudian gelap ...
Hai Senja ....
Sampaikan salamku,
Kepada sang pemilik malam
Aku mencariNya,
Aku merindukanNya,
Aku mencintaiNya.
Jurnalisme adalah sebuah wadah ideal bagi manusia. Manusia ideal adalah jurnalisme. Ia tidak berpihak selain pada kepentingan publik. Ia tidak mencela tapi hanya memaparkan apa yang ada. Ia tidak pernah punya rasa benci apalagi menyebar kebencian. Ia memberikan solusi bagaimana seharusnya dan mengkoreksi dengan kata solusi. Meski ia tidak pernah bicara, ia selalu memberi penjelasan tentang maasalah. Ia tak pernah berbohong karena ia tidak pernah bicara. Ia hanya otak yang punya nilai juang. Ia hanya konsep yang mengarahkan.
Tulisan ini ditulis tangan di sebuah kertas bekas oleh entah siapa. Saya menemukan ini di sekret korankampus, dan hanya ingin mengabadikannya. Untuk siapapun yang menulis ini, saya mohon izin menuliskannya dalam laman pribadi saya. Terima kasih.